Damai, anak-anakku yang tercinta!
Hari ini Aku datang dari surga untuk berkata kepadamu: jangan takut! Bunda Sorgamu di sini untuk memimpinmu ke Hati Yesus, sumber kasih sayang dan damai.
Jadilah milik Allah dan kamu tidak akan pernah menderita. Terima panggilan-panggilanku dengan cinta, karena karunia-karunia besar akan diberikan oleh Allah kepada mereka yang benar-benar hidup dan melaksanakan setiap pengajaran yang Bunda Suci-nya telah sampaikan kepadamu.
Anak-anakku, jangan takut pada masa depan dan esok hari: Semua itu milik Allah! Hiduplah dalam saat ini, bersatu dengannya, dan kamu tidak akan takut lagi, karena Dia yang memberikanmu kekuatan dan kemenangan melawan setiap kejahatan, dan Dia yang melindungi kamu dengan kuasa lengan-Nya.
Siapa yang dapat berdiri menentang Tuhan? Siapa yang dapat berdiri menentang kasih sayang dan kuasanya yang besar-besaran? Berperanglah, berperanglah untuk mencapai kerajaan surga, karena dalam waktu ini ia lebih dekat denganmu daripada pada saat-manapun sebelumnya dalam sejarah umat manusia. Terima kasih atas kehadiranmu di sini malam ini. Pulangkanlah ke rumah-mu dengan damai Allah. Aku memberkati kamu semua: dalam nama Bapa, Putra dan Roh Kudus. Amin!
Hari ini Perempuan Suci sangat cantik: Dia memakai velil panjang berwarna putih dan memiliki gaun putih. Di tangan-Nya ada sebuah bola yang mewakili dunia. Bunda sedang menatap kita dengan pandangan penuh kasih sayang dan belas kasihan seperti seorang ibu. Tiba-tiba, dua adegan mulai muncul di sisi kanan dan kiri Perempuan Suci. Di sisi kanan surga muncul dan di sisi kiri neraka. Dari bola yang Bunda pegang, beberapa cahaya mulai keluar, berbentuk manusia pergi ke arah kedua tempat itu. Cahaya-cahaya tersebut mewakili orang-orang yang sedang meninggal saat itu: Banyak dari mereka pergi ke neraka, tetapi ketika Bunda hadir di antara kita melalui penampakan-Nya, adegan ini berubah dan orang mulai menuju surga. Aku memahami bahwa selama penampakan-penampakan yang dilakukan oleh Bunda di berbagai bagian dunia, terjadi kuasa intersesi besar di dunia dan banyak orang yang hampir pasti terdampar ke api neraka sebelum mati, mereka benar-benar bertobat dan meminta maaf atas dosa-dosa mereka, menerima sakramen-sakramen dengan suci. Yang lain, yang secara rohani sudah mati, dengan kaki hampir di pintu gerbang neraka, menerima karunia perubahan hati dan keajaiban besar Allah untuk mendapatkan kembali kesehatan dan hidup, menyebarkan kepada orang lain kekalahan-kekalahan abadi surga, mengubah mereka menjadi milik Allah melalui kata-kata dan kesaksian mereka.
Ketika Bunda Maria berkata bahwa kerajaan surga lebih dekat dengan kita daripada pada saat manapun dalam sejarah manusia, saya mengerti bahwa dia merujuk kepada penampakan-nya yang terjadi setiap hari di banyak tempat di seluruh dunia. Kehadiran Bunda Maria adalah karunia kasih dan berkat besar bagi dunia. Ketika Sang Perawan datang ke dunia untuk menyampaikan pesan-pesannya kepada anak-anaknya, itu merupakan saat karunia yang bekerja dalam hidup semua anak-anaknya, suatu saat karunia yang mengubah, menyembuhkan, dan menyelamatkan banyak hati, karena Allah, melalui Bunda Suci-Nya, mulai memtransformasi hati dan kehidupan banyak orang.