Damai Yesus hadir bersama kalian semua!
Anak-anaku, Aku, Ibu kamu, berada di sini untuk memberkati, menenangkan dan membantu kalian berjalan di dunia ini menuju ke Allah. Jangan menyimpang dari jalan Allah. Allah sedang menunggu kalian.
Hatiku sakit ketika Aku melihat kalian menyimpang dari Anak Ku Yesus dan dari Aku. Jangan hidup dalam dosa. Doakanlah saudara-saudaramu yang pemberontak dan jauh. Doakan mereka agar kembali ke Allah dengan bertobat atas dosa-dosa mereka.
Dunia berada dalam kegelapan.* Kegelapan telah meliputi hidup banyak anak-anaku! Berapa banyak orang yang hidup dalam dosa! Wahai anak-anak, doakanlah! Berapa banyak perzinaan terjadi hari ini. Berapa banyak perceraian. Ketika perceraian terjadi setan tertawa keras dan menyanyikan kemenangan. Doakanlah keluarga-keluarga. Jaga keluargamu. Keluarga membutuhkan cahaya Allah. Bimbing keluarga-kekeluarga ke Hati Allah dengan doa-doa kalian. Hindarkan keburukan-buruk yang setan ingin timbulkan pada mereka melalui puasa, persembahan dan banyak penebusan dosa.
Aku berkata lagi bahwa kalian berdoa sedikit dan ketika kalian berdoa masih belum berdoa dengan cinta dan dari hati. Perbaharui hidup kalian agar doa-doa dan persembahan kalian ditawarkan kepada Allah dalam cara yang suci. Lakukan sesuatu untuk keselamatan diri kalian dan keselamatan saudara-saudaramu. Jangan membuat Hatiku lebih sakit daripada sekarang, karena anak-anaku yang pemberontak dan tidak mencintai.
Jadilah orang-orang yang menenangkan Hati Aku dengan benar-benar mencintai, hidup dalam Allah. Terima kasih atas kehadiran kalian di sini malam ini. Terima kasih atas doa-doa kalian. Aku memberkati kalian: dalam nama Bapa, Putra dan Roh Kudus. Amin!
Anak ku, berdoalah, berdoalah, karena Manaus akan segera dihukum, karena dosa-dosa terburuk yang dilakukan terhadap Allah. Doakan agar hukuman ini tidak terjadi, tolaklah dengan doa-doa kalian; jika tidak, berapa banyak air mata yang akan tertumpah dan berapa banyak penderitaan anak-anaku yang akan dialami.
(*) Selama penampakan Bunda Ratu menunjukkan padaku dunia dikelilingi oleh awan gelap tebal. Awan-awan ini mewakili keburukan yang setan tuangkan ke bumi, karena ketidaktaatan dan kekurangan cinta manusia terhadap Allah, menjauh dari Karunia-Nya yang Ilahi dan Bunda Ratu.