"Aku adalah Yesus, lahir dalam daging. Aku datang kepadamu pada saat ini untuk membantu kamu menemukan keindahan dari momen yang berharga ini. Setiap momen berharga adalah kesempatan khas berkat, yang hanya akan diberikan sekali saja. Kamu bisa menggunakannya menuju keselamatanmu dan keselamatan orang lain, atau kamu bisa biarkan itu ludes - tidak pernah kembali lagi."
"Kamu dapat menangkap berkat dari momen ini maupun momen-momen lainnya dengan menyerahkan diri kepada Kehendak Ilahi BapaKu. Dalam penyerahan ini, kamu menuruti damai apa pun yang dimiliki oleh momen itu, tahu bahwa Allah - Yang adalah Kebijaksanaan Tak Terhingga Itu Sendiri - akan membawa kebaikan dari situ. Kamu diberikan berkat sebanyak yang diperlukanmu di saat ini untuk melaksanakan Kehendak Allah. Sesungguhnya setiap momen adalah harta karun berkat jika kamu membuka hatimu padanya."
"Banyak orang melewatkan momen sekarang karena mereka menanti masa depan, percaya bahwa itu memegang kesempatan lebih besar untuk berkat. Tetapi jika kamu tidak dapat dipercaya dalam hal-hal kecil, mengapa Aku harus memberikanmu sesuatu yang lebih besar? Jika keajaiban-keajaiban kecil dari berkatKu tak terlihat, mengapa kamu layak mendapatkan yang lebih besar?"
"Jadilah sederhana hati, melihat Tanganku dalam setiap momen yang Aku beri kepadamu. Aku mencintai mereka yang tinggal di dalamKu dengan cara seperti itu."