Datanglah Roh Kudus. Cintaku, yang indahku! Aku, Roh Kudus, adalah suami Maryam. Dia mencinta semua orang dengan sepenuh hati.
Anakku, ini Maria, Ibumu. Kita semuanya berdoa untukmu melalui segala penyakitmu dan penyakit anak-anak kucinta yang lain. Seperti telah kita mendoakan semua anak kami dari Surga agar bersedih hati dan menyempurnakan jiwa mereka dalam keadaan anugerah, banyak di antara anak kami sedang mengalami penderitaan. Beberapa karena dosa-dosa sendiri dan beberapa lainnya karena dosa saudara-saudaranya. Kita semuanya adalah saudara-saudara dalam Kristus dan kita harus menderita bersama untuk menyelamatkan jiwa-jiwa yang tidak tahu bagaimana berdoa dan meminta ampunan atas dosa-dosanya.
Kami mencintai setiap anak kami dengan sepenuh hati. Ingatlah perumpamaan tentang pekerja-pekerja di ladang? Mereka semua datang pada waktu yang berbeda sepanjang hari, dan BapaKu memberi mereka uang yang sama baik mereka datang pagi atau sore. Begitulah kasih karunia AnakKu kepada seluruh anak-anak Ku. Kami akan memperlakukanmu dengan cara yang sama apakah kamu datang awal atau terlambat tetapi kamu harus datang pada suatu waktu karena rahmat Allah dan kebebasan berkehendakNya. Dia tidak pernah akan memikatmu, hanya setan dan engkau sendiri yang memikat diri sendiri karena kekerasanku dan tidak mau melepaskan serta meminta ampunan kepada Allah. Hanya alasan beberapa orang kehilangan kendali atas tubuh dan pikiran mereka adalah karena mereka harus menyerahkan dirinya kepada Allah dan biarkan Dia mengurusnya.
Sekarang sangat sulit bagi banyak anak kami karena dunia kamu telah memberikan setan kendali di hampir semua bidang hidupmu. Ini sebabnya BapaKu yang juga Bapamu sedang memberi berlimpah anugerah kepada seluruh anak-anak Ku sekarang karena kamu berada pada akhir era waktu 2000 tahun ini. Kamu akan memasuki Era Damai Baru yang seperti Taman Surga. Cukup peganglah AnakKu dan tanganku, dan Kami akan membawa kamu melalui segala penderitaan itu. Tidak ada satu pun dari anak kami yang benar-benar jahat; mereka hanya mengikuti tangan setan daripada Ibuku dan Bapaku. Tolong ambillah tanganku sekarang, waktu sudah sangat singkat.
Orang-orang terus-menerus menuduh nabi-nabi kami yang sebenarnya dengan mengatakan bahwa hal itu telah dikatakan selama bertahun-tahun lamanya. Hal serupa juga terjadi sebelum banjir ketika zaman Nuh dan waktu Bahtera, kemudian semua berharap mereka telah mendengarkan saat hujan turun hari-hari dan membanjiri seluruh bumi. Begitulah pula dengan perawan-perawan bijak dan yang tidak bijak. Alasan waktunya Allah dapat pendek atau panjang adalah karena dikontrol oleh kesucian atau dosa-dosa orang, tetapi BapaKu yang juga Bapamu tahu ketika dosa harus berhenti sebelum menghancurkan semua anak-anaknya di bumi. Waktu telah tiba, anak-anak ku, saat lebih banyak orang hidup menurut kehendak setan dan bukan kehendak Allah serta Sepuluh Perintah Allah.
Surgaku dan tangan-tangan Ibu Anda telah menahan tangan Allah selama kami bisa. Anak-anak, mohon doakan semua orang, terutama mereka yang diminta untuk menulis pesan-pesan ini dan mengeluarkannya dari Surga. Cintaku, cintaku, dan lebih banyak cinta lagi. Mohon bertobat sekarang, kasihi Ibu. Terima kasih, anakku.